Dharma Wanita Persatuan

Provinsi Jawa Tengah

DHARMA WANITA PERSATUAN PROVINSI JAWA TENGAH MENGHADIRI UNDANGAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI JAWA TENGAH ( PENANNAMAN MANGROVE BERSAMA MASYARAKAT)

Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah menghadiri undangan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi JAwa tengah ( penanaman Mangrove Bersama Masyarakat), yang dilaksanakan pada Hari Rabu, 26 Mei 2025 di desa Surodadi, Kec. Sayung, Kabupaten Demak yang menjadi rangkaian kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 di Provinsi Jawa Tengah. Bapak Wakil Gubernur Jawa Tengah Bapak H. Taj Yasin Maimoen dan Ibu Hj. Nawal Nur Arafah,M.S.I (Ketua TP PKK Jateng) hadir pada kegiatan ini. Kegiatan ini turut mengundang Instansi/Lembaga Provinsi, UPT Pusat, BUMN, Instansi/Lembaga Tingkat Kabupaten,TNI/POLRI, Instansi Lembaga Tingkat Desa serta unsur kelompok tani/kelompok masyarakat dan relawan.

Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah menyampaikan kegiatan ini diinisiasi oleh Bapak Wakil Gubernur (Bapak H. Taj Yasin Maimoen), untuk bersama-sama menyelamatkan wilayah dari abrasi pantai dan perbaikan lingkungan yang terjadi di Kab. Demak khususnya di desa Surodadi, yaitu penurunan permukaan air tanah, hal ini harus segera dilakukan upaya mitigasi dan juga adaptasi serta perlindungan ekosistem mangrove memberikan perlindungan fisik dari gelomabng dan arus laut serta penahanan sedimen.

Dalam arahannya Wakil Gubernur Jawa Tengah menyampaikan terima kasih pada unsur-unsur terkait yang telah mengorkestrasikan kondidi yang ada di desa Surodadi, paling tidak membuat masyarakat menjadi lebih bahagia.

Turut disampaikan Bapak Wakil Gubernur bahwa beliau ingin memastikan dan melhat secara langsung dan menindak lanjuti apa yangtelah disampaikan oleh Bapak Gubernur (Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H, S.St.M.K), terkait bencana rob yang adad di Kab. Demak salah satunya dan yang juga terjadi di sepanjang Kab. di Pantura. Penanganan abrasi butuh atensi yang laur biasa, penanganannya kita tidak boleh dengan saling menyalahkan dan saat ini dari tahun ke tahun semuanya berusaha untuk menanggulangi bersama-sama dan perlu ada tahapan yaitu jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Jangka pendeknya salah satunya dengan kegiatan penanaman mangrove serta memberdayakan masyarakat.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai